Beritapro.net, Kalianda,- Peristiwa kelam atau kisah kelabu menimpa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, pada waktu itu menjadi catatan hitam bagi seluruh masyarakat setempat.
Kisah yang dianggap masyarakat musibah besar yang menimpa Pemerintah Lampung Selatan, terjadi pada 6 tahun yang lalu, dimana KPK turun ke Lampung Selatan melakukan OTT orang Nomor satu memimpin Lampung Selatan saat-saat itu, peristiwa itu terjadi pada tanggal 26 Juli 2018 lalu.
Ingatan masyarakat Lampung Selatan sepertinya tidak bisa dipungkiri lagi, kali ini, peristiwa menjadi bincangan hangat kalangan Aktivis, Ormas hingga masyarakat umumnya.
Sepertinya, tak asing lagi nama H.Andi Aziz, SH, Ketua Dewan Anak Adat Lampung Selatan (DAALS). Dirinya mengungkapkan, bahwa dimasa itu menjadi ingatan, khususnya masyarakat Lampung Selatan, agar mencari pemimpin yang benar-benar amanah untuk masyarakatnya. Jangan sampai terulang kembali aib memalukan dan kelamnya dimasa itu,”ungkapnya pada hari, Senin (29/072024)
Selain itu, H.Andi Aziz, SH juga mengatakan peristiwa itu perlu dikenang. Mungkin bisa diperingati dengan cara sederhana upacara mengheningkan cipta sebagai ingatan dan kenangan yang kelam OTT KPK. Untuk pengingat, terutama buat para berokrasi Pemerintah agar tidak berlaku Korupsi,”tuturnya kepada media ini.
“Selain mengheningkan cipta, gunakan anggaran dari pihak dinas terkait agar bisa membuat prasasti yang bertuliskan “Telah terjadi OTT KPK pada tanggal 26 Juli 2018 di Lampung Selatan” mungkin lebih pasnya di Tanda tangani seorang Pemimpin setempat.”sindirnya
Semoga saja KPK terus gencar melakukan OTT kepada Oknum-Oknum yang berdasi yang hanya bisa menggerogoti hak Rakyat,”ucap Bung Aziz Sapaan akrabnya sambil di Aamiini para aktivis lainnya. (Tim)








