Beritapro.net, Lampung Selatan,- Pemerintah Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan terus memantapkan langkah mewujudkan Desa Helau melalui rapat pemantapan yang digelar di Balai Desa Tajimalela, Jum’at (19/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tajimalela Qomaruddin Akbar, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, Ketua dan anggota BPD, Ketua Karang Taruna, Kepala SDN 1 Tajimalela Debi Mey Helen, aparatur desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga.
Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terwujudnya Desa Helau sebagai arah pembangunan Desa Tajimalela yang lebih maju, aman, nyaman, dan sejahtera.
Kepala Desa Tajimalela, Qomaruddin Akbar, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan desa membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan berbagai program yang telah direncanakan pemerintah desa.
“Desa Helau merupakan cita-cita bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama, saling mendukung, dan menjaga semangat kebersamaan agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep Desa Helau tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan budaya.
Menurut Qomaruddin, program tersebut juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, yang menitikberatkan pembangunan berbasis desa sebagai fondasi kemajuan daerah.
“Kami ingin Desa Tajimalela menjadi desa yang maju dan mandiri. Apa yang sedang kami lakukan melalui program Desa Helau sejalan dengan semangat pembangunan yang digaungkan Bupati Lampung Selatan, yakni membangun daerah dimulai dari desa,” jelasnya.
Ketua BPD Desa Tajimalela dalam kesempatan itu menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program yang telah dirancang pemerintah desa. Ia berharap setiap kebijakan dan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui forum seperti ini, aspirasi masyarakat dapat dihimpun dan menjadi bahan evaluasi bersama. Harapan kami, pembangunan yang dilakukan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara merata,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Tajimalela, mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan desa.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan agen perubahan. Karang Taruna siap bersinergi mendukung program Desa Helau melalui berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi pemuda di desa,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tajimalela juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Ia mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat budaya saling menjaga demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif sebagai modal utama pembangunan desa.
Dukungan juga datang dari sektor pendidikan. Kepala SDN 1 Tajimalela, Debi Mey Helen, berharap program Desa Helau dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.
“Kami berharap program Desa Helau tidak berhenti sebagai sebuah konsep atau wacana, tetapi menjadi gerakan yang terus berkembang dan berkelanjutan. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing,” tuturnya.
Rapat diakhiri dengan sesi diskusi dan penyampaian berbagai masukan dari masyarakat terkait program pembangunan desa. Seluruh peserta yang hadir menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Desa Tajimalela yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Desa Tajimalela optimistis mampu mewujudkan Desa Helau sebagai model pembangunan desa yang partisipatif, berkelanjutan, dan sejalan dengan program pembangunan Kabupaten Lampung Selatan menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
(*)








