Ini Penjelasan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin Terkait Bimtek

 

Beritapro.net, Lamsel– Dalam rangka mendukung tiga kali lipat ekspor (Gratieks) dari Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) lalulintas dan Akselerasi Ekspor Produk Pertanian bertempat di Desa Bali Agung Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, Senin (4/12/2023).

Acara ini dibuka langsung oleh Akhir Santoso dari Balai Karantina Hewan Provinsi Lampung dan dilanjutkan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin SE.

Sudin mengatakan, jadi Bimtek ini adalah tugas dari pusat untuk memberikan Bimbingan Teknis kepada masyarakat. Ini adalah program pemerintah dalam hal ini pemerintah ke menterian Pertanian, karena ini murni tugas saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan sekaligus saya sebagai ketua komisi IV.

Hari ini kami mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek), untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat semua, perihal bagaimana mengantar pulau kan atau keluar daerah hewan ternak maupun comoniti apapun yang mau di ekspor.

Kali ini selain mengenai Bimbingan Teknis lalulintas ekspor, setiap ternak yang mau dibawa keluar daerah baik itu ke Sumatra maupun menyebrang ke pulau Jawa itu wajib harus ada surat dari karantina (kesehatan hewan) kalau tidak pasti akan di tangkap.

Karena kebanyakan masyarakat ini tidak tau, tidak diberi tau dan juga tidak mendapatkan pengetahuan, maka kami bersama menteri pertanian mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bukan bimtek masalah ini saja.

Tadi sudah dijelaskan misalnya kami memberikan bantuan alat mesin pertanian ini juga ada bimbingan teknis nya (Bimtek), kalau dulu kan tidak ada, begitu alat mesin pertanian dikasih, dikasih saja rusak ya rusak sudah, kalau sekarang tidak, bagaimana merawat nya dan juga menjaga nya, misalnya kami kasih Traktor 1, dalam 3 tahun harus di kelola dengan baik, kemudian menambah 1 lagi menjadi 2, itu yang kami inginkan oleh pemerintah yaitu kementerian pertanian.

Jadi Bimtek ini adalah program pemerintah program nya kementerian pertanian, kementerian kelautan dan kementerian kehutanan bukan hanya dipertanian, misalnya ini kehutanan orang banyak mengelola hutan tanpa ada surat, ini bagaimana supaya jelas karena.

” mohon maaf saat-saat seperti ini banyak oknum Caleg yang mengatas nama kan, nanti hutan ini bisa diberikan atau dilepaskan itu semua bohong, ” jelas Sudin.

Itu semua ada mekanisme nya ada aturan nya, kalau hutan lindung bagaimana, hutan yang dapat dikonpensi bagaimana, hutan produksi bagaimana, begitu juga dengan kelautan contoh nya.

” saya kemaren Bimtek dikalianda, masih banyak nelayan di Teluk Lampung ini yang menggunakan alat tidak ramah lingkungan, misalnya Pukat Harimau dan masih ada yang pakai Bom Ikan, kalau Bom Ikan ini sangat merusak sekali baik itu ikan nya tumbuh karangnya dan lain-lain ” Ucap Sudin.

Maka ini diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) karena mohon maaf Pemerintah Kabupaten, Provinsi, setau saya belum menganggarkan Bimbingan Teknis, maka kami dari pusat memberikan Bimbingan Teknis, apalagi saat ini musim waktu nya kampanye, maka kami sangat hati-hati sekali, biasanya sering saya katakan selalu kaos nya ditulis ada menteri pertanian logonya, ada tulisan sahabat Sudin, tapi takut ini sensitif, saya bilang tidak ada nama saya, tidak ada logo saya, tidak ada apa-apa, supaya jangan melanggar peraturan, Terang ketua komisi IV DPR RI Sudin SE. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *