Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Sidomulyo, Ini Kata Kasatlantas Lampung Selatan

Beritapro.net, Lampung Selatan,- Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Erza Nasution menjelaskan kronologis kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit truk terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Km 39-40, Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (23/6) sore sekitar pukul 16.45 WIB di tengah kondisi cuaca hujan deras.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi di lokasi, kejadian bermula saat Truk Hino Box dengan nomor polisi B 9364 SEU melaju beriringan di belakang Truk Hino Lohan bernopol BE 8583 AUD. Kedua kendaraan tersebut sama-sama datang dari arah Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni.

Setibanya di lokasi kejadian, truk Hino Box yang dikemudikan oleh Kardiwan (53) mencoba mengambil lajur kanan untuk mendahului truk Hino Lohan di depannya. Namun, sang pengemudi diduga kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah berlawanan.

“Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat dan tidak dapat menghindar lagi, truk Hino Box langsung menghantam bagian depan Truk Mitsubishi Canter yang datang dari arah berlawanan,” Kata Kasat Lantas.

Benturan keras di jalur lurus yang agak menikung itu membuat Truk Mitsubishi Canter bernopol BE 8172 AAD oleng tak terkendali ke sebelah kanan jalan. Truk Canter yang dikemudikan oleh Mirsan (37) tersebut kemudian langsung menabrak bagian depan Truk Hino Lohan bernopol BE 8583 AUD yang dikerjakan oleh Maat (54), yang sebelumnya hendak disalip oleh truk box.

Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan hebat ini. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban luka berat dialami oleh kondektur Truk Mitsubishi Canter, Mad Yani (40), warga Kota Karang, Bandar Lampung. Ia mengalami luka robek serius di bagian kening kepala, patah tangan kiri, serta patah kaki kanan. Korban segera dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.

Sementara itu, pengemudi Truk Mitsubishi Canter, Mirsan, hanya mengalami luka ringan berupa sesak di dada akibat benturan kemudi dan dipastikan tidak menjalani rawat inap. Pengemudi dari dua truk Hino lainnya dilaporkan selamat tanpa luka berarti.

Akibat insiden tabrakan tiga kendaraan besar ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta karena kerusakan parah di bagian kabin depan masing-masing truk.

Kondisi arus lalu lintas di Jalinsum Km 39-40 sempat mengalami kepadatan akibat volume kendaraan yang ramai, namun petugas kepolisian berhasil mengurai kemacetan sehingga arus tetap mengalir lancar meskipun dalam situasi hujan sore hari.

Erza mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintasi Jalur Lintas Sumatra, untuk selalu mematuhi rambu-rambu. Pihak kepolisian menegaskan pentingnya menahan diri dan tidak memaksakan mendahului kendaraan lain di area marka jalan garis utuh, terlebih saat kondisi cuaca hujan yang membuat permukaan jalan menjadi licin.

Pengendara juga diminta untuk selalu menjaga jarak aman serta menurunkan kecepatan berkendara demi mengantisipasi potensi kecelakaan serupa di kemudian hari.

 

(*)